Posted in Traveling in Thailand

Festival Songkran di Thailand

Songkran adalah tahun baru Thailand

Songkran (สงกรานต์) adalah tahun baru tradisional yang dirayakan di Thailand pada tanggal 13 sampai 15 Maret setiap tahunnya. Pada tanggal tersebut, biasanya Thailand berada pada suhu yang sedang panas-panasnya. Tradisi yang paling seru pada hari Songkran adalah adanya perayaan dengan saling menyiram/menembak/menyemprot air satu sama lain. Selain di Thailand, sebenarnya Songkran juga dirayakan di beberapa negara tetangga lain seperti di Laos, Kamboja, dan sebagian Cina.

Bagi warga lokal, Songkran adalah waktu mereka untuk bersama keluarga

Bagi kawan-kawan saya yang merupakan warga lokal Thailand, Songkran merupakan waktu di mana mereka untuk berkumpul bersama keluarga. Tidak heran bahwa mudik atau pulang kampung juga menjadi tradisi menjelang Songkran. Bagi mereka, Songkran akan menjadi hari-hari penuh keceriaan bersama keluarga apalagi ditambah dengan adanya festival saling bersiram air di beberapa tempat di daerah mereka tinggal.

Saling bersiram air adalah tradisi Songkran karena cuaca yang sangat panas

Ya, inilah tradisi yang seru pada saat Songkran. Di cuaca yang begitu panas, masyarakat yang berada diluar rumah di’legal’kan untuk saling menyiram satu sama lain, siapapun itu. Ketika jalan kaki di pinggir jalan, naik tuk-tuk, naik bus, semua orang akan saling siram. Tentu air yang disiramkan air yang bersih dan ada batas-batas tertentu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan lalu-lintas dan sebagainya.

Khaosan Road adalah salah satu pusat perayaan Songkran

Selain di satu tempat-tempat umum atau di jalanan, festival Songkran biasanya dipusatkan di satu area. Salah satu area yang paling populer adalah di Khaosan Road, Bangkok. Di area ini, orang-orang ramai sekali berkumpul untuk ‘basah-basahan’.

Salah satu potret basah-basahan saat Songkran di Khaosan Rd.
Salah satu potret basah-basahan saat Songkran di Khaosan Rd.
Berjualan Bir di tengah basah-basahan
Berjualan Bir di tengah basah-basahan

Siram dengan selang, gayung, atau pistol air

Nah, pastinya ada beragam cara untuk basah-basahan. Kalau kita naik bis yang jendelanya terbuka, bisa saja disiram langsung pakai ember oleh orang-orang di pinggir jalan. Atau kalau kita berada di Khaosan Road, ada saja yang menyiram langsung pakai selang air atau gayung. Yang banyak dilakukan adalah saling semprot dengan pistol air, alias tembak-tembakan.

Mulai dari anak-anak
Mulai dari anak-anak
Sampai mbak-mbak
Sampai mbak-mbak

Pistol diisi air es supaya lebih Nyesss

Mulai dari anak-anak, sampai mbak-mbak, bahkan yang tua-tua memegang pistol supaya bisa membalas kalau tertembak air. Jadi pada saat Songkran, hampir semua orang yang berada di luar rumah memegang pistol air. Kadang-kadang air yang di dalam pistol bukan air biasa, tapi diisi air es yang super dingin. Itu dia yang bikin greget. Di cuaca yang panas, tiba-tiba ada yang menembak, dan mak jesss ternyata pakai air es.

Siaga dengan pistol air
Siaga dengan pistol air

Untuk menambah keceriaan, kita diperbolehkan mengoleskan bedak padat ke wajah orang lain ketika Songkran

Tidak perlu khawatir kehabisan amunisi air karena di jalan-jalan banyak sekali yang menjual air biasa atau air es sekedar untuk isi ulang pistol air. Di tempat isi ulang tersebut, juga disediakan bubuk yang masih berbentuk padat untuk dicorengkan ke wajah orang lain. Bubuk putih itu akan seperti bedak jika sudah terkena air. Kadang bubuk ini akan terasa sedikit perih saat masuk ke mata.

Tempat reload amunisi air + bubuk wajah
Tempat reload amunisi air + bubuk wajah
Wajah clemotan saat Songkran
Wajah clemotan saat Songkran

Di situasi seperti Songkran, berfoto di tengah kerumunan orang yang membawa pistol air pasti sangat berbahaya karena dapat merusak kamera. Cara yang paling ‘kere’ adalah dengan membungkus kamera dengan plastik bening, hehehe.

Hasil jepretan di tengah kerumunan dengan kamera berbungkus plastik
Hasil jepretan di tengah kerumunan dengan kamera berbungkus plastik

Setelah lelah saling menembak dan siram di Khaosan Road, orang orang biasanya akan menuju ke Sanam Luang untuk beristirahat atau sekedar berkumpul bersama teman-teman. Sanam Luang ini adalah tanah lapang yang sangat dekat dari Khaosan Road dan juga dekat dengan Grand Palace (Wat Phra Kaew) yang sangat terkenal sebagai tujuan wisata di Thailand.

Sanam Luang, tempat orang-orang beristirahat setelah basah-basahan di Khaosan Road
Sanam Luang, tempat orang-orang beristirahat setelah basah-basahan di Khaosan Road

Di Festival Songkran, tidak ada rasa marah karena di siram air, yang terlihat adalah justru keceriaan masyarakat Thailand merayakan tahun baru mereka. Festival ini juga menjadi tourist attraction yang digemari oleh turis-turis Eropa dan negara lainnya. Bagi mereka, Asia khususnya Thailand adalah tempat kunjungan terbaik untuk rileks, melihat keceriaan, dan tradisi-tradisi unik yang tidak ada di negara mereka.

Banyak warga asing yang menikmati Festival Songkran
Banyak warga asing yang menikmati Festival Songkran

Tunggu apa lagi, jika ingin menyaksikan langsung atau ikut basah-basahan, kunjungilah Thailand di tanggal 13-15 April setiap tahunnya😉

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s