Posted in Thailand

Bekerja di Thailand

Setelah menyelesaikan kuliah di salah satu institut teknologi di Thailand, saya berkeinginan besar untuk mencoba bekerja di Thailand. Di samping pengalaman belajar yang telah saya tempuh, saya ingin menambah pengalaman bekerja, menambah koneksi, dan cerita hidup ketika saya tua kelak. Pada artikel ini, saya membahas beberapa poin mengenai mencari pekerjaan dan bekerja di Thailand.

Mencari pekerjaan di Thailand tidak lebih kompetitif dibandingkan Indonesia

Thailand memiliki jumlah penduduk sekitar 60 juta jiwa, yang artinya hanya seperlima dari jumlah penduduk Indonesia. Karena lokasinya yang strategis di wilayah Asia, Thailand dijadikan pusat manufaktur dan industri oleh negara-negara maju, terutama Jepang. Di bidang teknik, Thailand dijadikan basis produksi industri otomotif dan elektronik. Dengan rasio jumlah penduduk dan jumlah industri yang cukup sepadan, penyerapan tenaga kerja pun akan lebih baik.

Dari pengalaman saya menjalani proses seleksi bekerja, jumlah kandidat untuk satu pekerjaan tidak sebanyak ketika saya melamar pekerjaan di Indonesia. Yang terpenting adalah, kita memiliki kualifikasi dan skill yang cocok untuk melakukan pekerjaan yang dilamar tersebut. Teman-teman yang pengalaman bekerjanya jauh di atas saya pun mengakui bahwa perusahaan-perusahaan di Thailand justru cenderung membutuhkan orang.  Peluang untuk bekerja di Thailand lebih besar dibandingkan di Indonesia.

Perusahaan-perusahaan di Thailand sudah biasa menerima tenaga asing

Selain memang karena tuntutan kebutuhan tenaga kerja, institusi dan perusahaan di Thailand sudah terbiasa menerima tenaga asing bahkan sampai di tingkat manajerial. Ada beberapa manajer di operator telekomunikasi dan perusahaan harddisk di Thailand berasal dari Indonesia. Namun beberapa perusahaan dan jenis pekerjaan tertentu, contohnya perusahaan minyak PTT, mensyaratkan “Thai nationality only”. Pekerjaan yang membutuhkan kemampuan traveling di Thailand dan bahasa Thai juga hanya menerima orang lokal.

Menurut prediksi, Thailand akan mengalami defisit tenaga kerja muda pada tahun-tahun mendatang. Thailand disebut sebagai “the house of old men in ASEAN”. Hal ini disebabkan oleh budaya masyarakat Thailand yang cenderung tidak ingin menikah dan memiliki anak.   Akibatnya, pertumbuhan penduduk rendah. Ke depannya, program ASEAN Economic Community seharusnya memberi peluang besar bagi jobseeker-jobseeker di Indonesia untuk migrasi dan bekerja di Thailand.

Mencari pekerjaan di Thailand dapat dilakukan dengan menelusuri website perusahaan, menghadiri Job Fair, dan melalui situs penyedia lowongan kerja

Tidak jauh berbeda seperti di Indonesia, mencari pekerjaan dapat dilakukan dengan menghadiri Job fair, lowongan dari Jobstreet.com, dan website masing-masing perusahaan. Dari pengalaman saya, melamar pekerjaan melalui website atau email cukup efektif dan mendapat respon yang cepat selama lowongan yang dilamar sesuai dengan kualifikasi dan skill yang kita miliki.

Proses seleksi kerja tidak berbelit-belit

Karena persaingan mencari pekerjaan tidak terlalu sengit, seleksi yang dilakukan perusahaan pun cenderung tidak berbelit-belit. Walaupun hal ini juga tergantung dari kebijakan perusahaan, tetapi umumnya instansi atau perusahaan tidak banyak melaksanakan tes untuk menggugurkan banyak kandidat seperti tes psikotes atau tes tertulis lainnya. Perusahaan cenderung langsung melakukan wawancara daripada tes-tes tertulis. Contohnya, perusahaan Thaicom, Plc (jasa telekomunikasi satelit) hanya memberikan tes Bahasa Inggris ringan melalui komputer dan kemudian mewawancara kandidat yang dilakukan oleh manajer. Sedangkan di NECTEC (organisasi riset), tes yang dilakukan hanyalah wawancara. Institusi dan perusahaan di Thailand hanya butuh memastikan kemampuan di bidang yang akan dikerjakan dan kesungguhan dalam bekerja.

Gaji yang terstandar dan “cukup”

Barangkali ini poin yang sangat penting bagi jobseeker yang berniat bekerja di Thailand untuk waktu yang lama. Sisi baik bekerja di Thailand adalah Thailand terbiasa menerapkan standar gaji berdasarkan kualifikasi akademik dan bukan hanya berdasarkan pengalaman bekerja sebelumnya. Sebagai contoh, lulusan S1 tanpa pengalaman bekerja akan mendapat gaji mulai 15000-25000 baht. Sedangkan lulusan S2 tanpa pengalaman bekerja akan mendapat gaji mulai 20000-40000 baht. Kisaran gaji awal tersebut tergantung instansi atau perusahaan tempat bekerja. Tidak ada kekhawatiran bahwa lulusan S2 dan S3 akan sulit mencari pekerjaan, karena di sini S2 dan S3 benar-benar dianggap nilai lebih untuk bekerja di perusahaan. Setiap tahun, umumnya perusahaan akan menaikkan gaji sesuai kinerja yang dicapainya. Kenaikan gaji umumnya 2000 hingga 5000 baht tiap tahun.

Secara umum, gaji di Thailand tidaklah sangat besar. Di ASEAN, Thailand hanya berada di urutan ke-4 untuk rata-rata gaji penduduknya. Singapura diurutan pertama, Brunei, dan kemudian Malaysia di urutan ketiga. Namun dengan biaya hidup yang mirip dengan Indonesia, gaji 20000-30000 baht (7-12 juta rupiah) untuk pemula sangat cukup untuk memperoleh hidup layak dan menabung. Walaupun Singapura dan Malaysia menjanjikan gaji yang lebih besar, namun biaya hidup di negara tersebut juga lebih besar.

Dokumen yang perlu diurus ketika diterima bekerja di Thailand adalah Visa tipe B dan work permit

Ketika perusahaan Thailand menerima anda bekerja, mereka akan memberikan surat resmi berupa recruitment result notification atau sejenisnya. Surat tersebut kita gunakan untuk apply visa bekerja (tipe bisnis) di Kedutaan Thailand untuk Indonesia di Jakarta. Artikel tentang pembuatan Visa ke Thailand saya tuliskan di Panduan Mengurus Visa ke Thailand. Anda hanya perlu mengurus Visa B sebelum kedatangan di Thailand. Work permit dan urusan keimigrasian lainnya biasanya akan ditangani oleh Divisi Human Resources di perusahaan setelah anda resmi bekerja.

 

Dokumen work permit Thailand
Dokumen work permit Thailand

Inilah persyaratan bekerja di Thailand resmi dari imigrasi Thailand dan KBRI Thailand

Berdasarkan informasi dari Imigrasi Thailand, berikut persyaratan untuk dapat bekerja di Thailand:

  1. Anda WAJIB memiliki visa kerja yang dikeluarkan oleh pemerintah Thailand melalui Kedutaan atau Konsulat Thailand di Indonesia.
  2. Visa yang dibutuhkan untuk bekerja adalah Visa Non-Immigrant Kategori B (Business Visa)
  3. Aplikasi Visa harus dilengkapi dengan surat pengantar dari perusahaan yang menerima (atau memutasi) anda ke Thailand.
  4. Surat persetujuan dari Ministry of Labour Thailand yang pengurusannya dilakukan oleh perusahaan tempat anda bekerja di Thailand (Dalam hal ini, perusahaan mengajukan Form WP3 ke kantor Foreign Workers Administration).
  5. Paspor dengan masa berlaku tidak kurang dari 6 bulan.
  6. Mengisi Form pengajuan Visa di Kedutaan Thailand di Indonesia dilengkapi dengan foto 4×6 cm
  7. Bukti Keuangan/Gaji minimal sebesar 20,000 baht/kepala, atau 40,000 baht/keluarga.
  8. Dokumen-dokumen dari perusahaan tempat anda bekerja seperti; business registration/license, shareholders, profil perusahaan, detil operasi bisnis, daftar karyawan asing beserta posisi, lokasi perusahaan dan dokumen-dokumen keuangan seperti pajak dsb.
  9. Bekerja di Thailand WAJIB dengan Visa Kerja, tidak diperkenankan untuk bekerja dengan menggunakan Visa Turis, Visa Belajar, dsb.
  10. Untuk pertanyaan lebih lanjut dan update (bila ada), dapat menghubungi Kedutaan Thailand di Jakarta:  Tel. (62-21) 29328190 – 94, Fax. (62-21) 2932-8199, 2932-8201,2932-8213, Email. thaijkt@biz.net.id

Syarat bekerja di Thailand

94 thoughts on “Bekerja di Thailand

  1. Mas adi, sy ivan. Sy jg tertarik bekerja di thailand terutama di bangkok. Yg sy mau tanyakan adlh apakah bs sy bs apply pekerjaan hanya melalui web saja dgn kondisi sy di indonesia?

    Like

    1. Dear Mas Ivan. Saran saya dicoba saja, karena sekarang sebagian besar lowongan pekerjaan sudah dipublikasikan secara online dan juga sudah menaruh fasilitas apply online. Ini juga dulu saya lakukan, yaitu apply ke berbagai perusahaan dengan submit CV/resume langsung di website atau mengirim email. Hanya saja, ketika kompetensi kita kurang cocok dengan pekerjaan yang kita lamar, mereka tidak akan menghubungi. Mereka akan menghubungi kita untuk wawancara jika kita lolos seleksi CV. Jika dihubungi, maka mas Ivan harus siap ke Bangkok untuk wawancara, atau minimal mereka akan mewawancara melalui videocall. Dari pengalaman saya melamar melalui web dan email ke 20 perusahaan, hanya 2 yang memanggil untuk wawancara. Tapi patut dicoba kan🙂

      Like

      1. hi mas adi, saya akan bekerja di bangkok thailand desember mendatang, untuk tempat tinggal (Apartment) disana apakah tergolong murah dan apakah ada komunitas pekerja indonesia di bangkok?

        Like

      2. Hi mas/mbak Dany, sebagai gambaran, apartemen di area pusat bangkok umumnya berkisar di 6000 baht per bulan. Kalau area di tepi2 bangkok harga sewa lebih terjangkau antara 3000-6000 baht. Komunitas yang saya tahu, ada masyarakat muslim indonesia di thailand atau disingkat MMIT, facebook komunitas indonesia di thailand, dan perhimpunan mahasiswa indonesia di thailand. Selain itu, barangkali komunitas2 berdasarkan hobi seperti cycling club. Selamat datang di Bangkok, semoga persiapannya lancar.

        Like

  2. Saya bekerja di Bangkok, lulusan D3 Pariwisata, fresh graduate, bergaji THB 15,000 dengan fasilitas makan dan tempat tidur disediakan. Bekerja di Bangkok merupakan impian saya. Saya senang tinggal di sini. Akan tetapi, saya berniat untuk mencari pekerjaan lain di sini karena saya kurang menikmati pekerjaan saya di sini. Lingkungan kerja yang kurang condusif dengan staff yang individualisme membuat saya merasa jenuh dan bosan. Belum lagi saya adalah staff paling muda di sini. Saya berumur 22 tahun sedangkan staff lain sudah 30 tahun ke atas. Semua staff di kantor saya merupakan warga negara asing. Hanya owner saja yang berkewarganegaraan Thailand. Kira-kira mas bisa rekomendasikan saya gak mas ke perusahaan lain di Bangkok? Perusahaan yang bergerak di bidang pariwisata atau perhotelan, saya mau melamar di bidang pelayanan, karena itu basic saya. Terima kasih ya mas atas infonya. Tuhan memberkati.

    Like

    1. Tidak mbak, rekrutmen dengan bahasa inggris, di kantor pun berbahasa inggris. Hanya saja, untuk kenyamanan pergaulan dengan teman2 dan hidup di Thailand, memang baik kalau sedikit2 berusaha belajar bahasa lokal.

      Like

      1. Mas mau nanya nih,kalo di thai tu ada UMR juga ga kaya di Indo?
        Kalo ada boleh tau ga kalo di phuket berapa ?
        Soalnya ada lowongan di hotel di phuket yang baru buka,rencana saya mau coba apply kesana
        Trus kalo biaya hidup sehari hari, tempat tinggal di phuket gimana mas? Takutnya kalo di phuket karna tempat wisata harga harga lebih mahal kaya tempat wisata di indo

        Like

      2. Maaf saya kurang tau mengenai UMR di Thailand. Tetapi ada standar minimal gaji berdasarkan kualifikasi pendidikan, misalnya lulusan S1 minimal 15000THB. Gaji di Thailand juga menyesuaikan biaya hidup setempat, misalnya biaya hidup di kota Bangkok lebih tinggi daripada wilayah pinggir Thailand tapi standar gaji juga lebih tinggi.

        Like

  3. Ada tapi biaya untuk les privat atau kursus bahasa juga tidak murah, 400-700baht/jam, atau di atas 150ribu/jam. Lebih baik pertama-tama menggunakan bahasa inggris, kemudian berteman dan membaur dengan orang lokal sehingga pelan2 diajari bahasa Thai.

    Like

  4. bismillah
    Mas Adi, sy lulusan S1 di bidang peternakan, lebih tepatnya di teknlogi hasil ternak. Apa mas adi punya info tentang perusahaan yg berada di bidang peternakan di thailand? Apa memungkinkan utk bisa berwiraswasta disana mas? terimakasih

    Like

  5. Mas adi..6 bulan kedepan saya mau study di thailand..ada kenalan disana atau rekomendasi kos murah ga di sekitar silom & sathorn..thanks

    Like

  6. Dear Mas Adi,

    saya mau minta info, saya bekerja di bidang perhotelan untuk beberapa tahun terakhir dan saya interest untuk bekerja di thailand.. namun saya concern dengan pedidikan saya yang hanya smp SMA. apakah saya masih bisa mendapat peluang bekerja disana dengan latar belakang pendidikan saya yang minim?
    mohon informasi nya

    Thanks.

    Like

    1. Hai Mas Veri, setahu saya yang bekerja di perhotelan Thailand juga banyak yang berpendidikan SMA. Jadi, pendidikan bukan halangan untuk bekerja di perhotelan, tapi justru kewarganegaraan. Kebanyakan lowongan perhotelan di Bangkok mensyaratkan “Thai nationality only”, contohnya di link ini http://www.royalasialodge.com/career.html dan http://www.thaijob.co/job/30127/receptionist-hotel-manager-hotel-front-desk-administration-at-baan-nampetch-hostel/. Menurut saya, jika ingin pindah tempat kerja mas Veri punya peluang lebih besar bekerja perhotelan di Indonesia apalagi jika sudah berpengalaman.

      Like

  7. sore, mas sy mau tanya,
    kalau lulusan smu, lalu hanya bisa berbahasa mandarin, apa ada kemungkinan untuk bisa mendapatkan kerja yg cukup layak disana???

    Like

    1. Ibu/Mba Mega Ayu, menurut saya ada kemungkinan kalau mahir berbahasa inggris dan mandarin sekaligus. Bisa menjadi penerjemah, intepreter, atau guru bahasa mandarin. Sabar mencari lowongan pekerjaan dan jangan menyerah.

      Like

  8. mas adi ,

    nanya dung, saya pengalaman 5 tahun kerja sebagai maintenance engineer disalah satu perusaahn kimia jepang gaji skrg average salary bulanan 14.5 juta di jakarta dan baru2 ini dapet offering tapi masih belum resmi sih di thai status permanen jadi project control engineer supv, perusahaan kimia jepang juga mas. offering nya THB 45000 plus apartment allowance THB 6500 dan bonus 2-3x setahun sama 1x tiket PP garuda standard.. ini sih baru preliminary info yg saya dapet belum penawaran resmi dari perusaaahn tersebut.. kira2 worth it gak ya mas?

    Like

    1. Mas Andi,
      Menurut saya sangat worthed mas, THB45000 (sekitar 18jt rupiah) dengan biaya hidup mirip jakarta. Apartment allowance THB6500 sudah dapat apartment yang tergolong sangat bagus. Bonus 2-3x gaji setahun juga standar. Untuk info, bonus tertinggi di Thailand (8-10x gaji) dipegang perusahaan2 manufaktur otomotif seperti Honda dan Toyota.
      Silakan dilanjutkan dan semoga berhasil ya mas..

      Like

      1. Salam kenal mas adi, saya hermansyah mau tanya mas, saya lulusan sma dan saya lebih punya pengalaman sales dan marketing, apakah saya bisa mas bekerja di thailand, bahasa english buat saya tidak jadi persoalan, terima kasih mas.

        Like

      2. Salam kenal. Silakan dilamar mas kalau ada lowongan dari perusahaan thailand. Saya hanya berbagi pengalaman, bukan lowongan.🙂

        Like

  9. Salam kenal mas adi.. saya ayu.. mas, ada informasi lowongan kerja di bangkok dekat dg thamasat university? saya sendiri lulusan teknologi hasil pertanian.. suami saya lanjut S2 disana. .. biar ndak ldr mas.. hehe.. dtggu sekali informasinya mas adi..😀

    Like

    1. Salam kenal, Mbak.. Thammasat University lokasinya di rangsit, Pathumthani, bukan Bangkok. Kalau yang di Bangkok daerah Taprachan itu kampus cabang. Suaminya kuliah yang di mana.
      Kalau teknologi hasil pertanian mungkin bisa di kantor BIOTEC, tepat di sebelah Thammasat.
      Coba link ini dibuka di google translate atau dicopy ke google translate:
      https://www.nstda.or.th/recruit/hrms/pages/pub.publish.php?section=102
      https://www.nstda.or.th/recruit/hrms/pages/pub.jobdescription.php?code=0037&apply=58-1816&section=102

      Like

  10. Rasa2nya tertarik kerja di luar negeri seperti Thailand.. Tapi masi mgkn gak ya mas? Umur 26,5 thn, lulusan S1 Kesehatan Masyatakat. Skrg 3 tahun kerja di Bank tapi gaji masih 3jt hehe.. Ingin lanjut s2 di Thai apa dgn mengandalkan bahasa Inggris bisakah mas?

    Like

    1. Kenapa tidak mungkin mas.. Kalau sudah nyaman kerja di bank diteruskan saja. Tapi kalau ingin mengubah cerita hidup atau ingin kembali ke bidang kesehatan masyarakat, saya sarankan kerja sambil mencari beasiswa ke luar negeri. Thailand tempat yg sangat diminati untuk belajar public health dan nursing, terutama di Mahidol University dan Prince of Songkla University. Kalau sudah sekolah di sini, kesempatan kerja akan makin terbuka. Tergantung cita2 mas, 26 tahun masih cukup muda koq untuk megubah haluan. Semoga sukses.

      Like

    1. SIIT lokasinya di propinsi Pathumthani mbak, wilayah Thammasat rangsit. Bukan di Bangkok, tapi dari Bangkok hanya sekitar 1 jam (40km). Mungkin suaminya baru tinggal disini jadi belum kenal pembagian wilayah, atau menyebut bangkok supaya lebih familiar.

      Like

    1. Dicoba dulu saja browsing lowongan pekerjaan. Siapa tau ada perusahaan multinasional yg membutuhkan. Tapi kalau perusahaan lokal Thailand, saya pikir lebih memilih thai nationality untuk bagian marketingnya. Karena bagaimanapun pekerjaan marketing pasti butuh kecakapan bahasa lokal untuk komunikasi.

      Like

    1. Saya tidak bisa bilang banyak atau sedikit, tapi banyak yang sudah bekerja disini termasuk saya juga. Dimana-mana ada peluang. Tinggal bagaimana kita mencari peluang sesuai skill dan berusaha mendapatkannya. Yang saya lakukan dulu: amati satu per satu website perusahaan thai, cari lowongan di jobstreet atau jobsdb thai, atau datang ke job fair. Kemudian lamar jika ada lowongan yang sesuai. Jalani jika ada yang meminta interview (saya dulu pakai telepon, videocall dan ada yang datang langsung) sampai akhirnya diterima. Jadi sebelum berpikir “bisa atau tidak” dan “ada peluang atau tidak”, dicoba cari dulu dan jangan takut gagal.

      Like

  11. Sawasdee Krub Khun Adi,
    Mohon maaf kalau bahasa nya saya acak kadut, he….he….he…..
    Salam kenal Mas Adi, saya ardy, saat ini kebetulan saya bekerja di perusahaan di Jakarta yang share nya mayoritas dimiliki oleh Khun-Khun di Thailand, expat disini dari Thailand semua. Namun mayoritas pegawai dari Indonesia.
    Beberapa waktu yang lalu saya diundang salah satu vendor untuk factory visit ke Thailand. Beberapa hari di Thailand, Wah ane langsung jatuh hati, kesan saya selama di Thailand adalah jalan toll nya yang mulus, pembayarannya juga sudah otomatis pakai sensor, orang-orang nya yang menurut saya ramah, biaya makan yang menurut saya lebih rendah ketimbang di jakarta (nemu makanan nasi kuning dan fresh juice juga jajanan di food court nya MBK, per porsi setara 25-30 ribu rupiah). Cuma saya enggak nemu masjid selama disana dan agak sulit menemukan halal food.
    Terbesit ingin saya untuk bisa kerja dan menetap di Thailand.
    Apakah Mas Adi ada link atau info untuk lowongan kerja di Thailand? For info, ane kebetulan lulusan sarjana teknik dan pengalaman saya di lingkup supply chain (procurement, purchasing, warehousing, inventory, expediting, contract management) & project.
    Please info ya Mas.
    Khob Khun Krub

    Like

    1. Sawatdee krub,
      Betul mas Ardy, salah satu kelebihan Thailand adalah kualitas infrastruktur jalan yang baik dan sarana transportasi yang lebih banyak pilihan. Sayangnya Bangkok juga masih sangat macet seperti Jakarta karena luar biasa banyaknya kendaraan roda 4. Selain jalan tol yang lebih baik, jalan antar provinsi juga dibuat sangat lebar dan halus sampai ke pelosok2 Thailand. Masjid sebetulnya ada beberapa tapi tidak sebanyak di Indonesia, 1 km dari MBK ada masjid, di petchburi soi 7 ada kampung muslim, di daerah Ramkhamheng banyak orang Islam dan makanan halal. Kalau sudah hafal daerahnya, tidak susah koq untuk mencari tempat ibadah. Mas Ardy di perusahaan apa? SCG bukan? Maaf, saya tidak punya link langsung untuk lowongan pekerjaan. Untuk info, dicoba browsing website2 perusahaan Thailand dan lewat jobstreet mas, saya pikir keahlian di bidang supply chain banyak dibutuhkan perusahaan. Semoga sukses.

      Like

      1. Makasih advice nya Mas.
        In Sya Allah semoga bisa jadi rejeki ane untuk kerja dan menetap di Thailand.
        Mas ada email kah?

        Like

      2. Sama-sama. Email saya adimjmarindra[at]gmail[dot]com. Bisa juga add fb, klik simbol fb di sidebar kanan.

        Like

  12. saya ingin sekali ke thailand sekedar liburan atau lebih bagus kalau bisa dapat pekerjaan disana. mudah-mudahan ada rezeky dan kesempatan saya kesana. amin

    Like

  13. Subhanallah ! Impian sekali bisa bekerja / kuliah di bangkok, kira kira bisa ta lulusan smk bekerja disana
    Tapi aku lagi lanjut D3 di Stt telematika jurusan komputer ada ta peluang untuk bekerja disana yang sesuai jurusan saya ! Saya berpengalaman sebagai admi di berbagai perusahaan

    Replay please ! Makasiih

    Like

  14. Salam kenal mas adi, mas adi saya msih kelas 12smk mas akhir2 ini saya tertarik dengan thailand dan kbudyaannya mas, saya jdi pnya keiinginan bekerja dithailand mas tpi kalau lulusan smk apa bsa kerja dithailand mas? Dan kira2 apa pkerjaan yang cocok untk pemula di thailand? Trimasks slam kenal mas:)

    Like

  15. ka ivan saya mau tanya, saya ini cuma lulusan SMK dan kebetulan saya sedang mendalami bahasa thailand secara otodidak karna di indonesia kursus bahasa thai jarang sekali dan sekali ada pun biayanya mahal.
    saya ingin cari kerja disana sekaligus cari dana untuk melanjutkan ke university, apa bisa saya ?
    mohon bantuannya ka🙂
    khob khun khab

    Like

  16. saya ingin mencoba bekerja di bangkok, saya lulusan S1 Akuntansi sampe dengan PPAK (Pendidikan Profesi Akuntansi) dan pengalaman kerja saya sebagai Accounting di perusahaan-perusahaan sudah hampir 10 tahun lebih .. jika ada peluang untuk bekerja disana, saya akan mengambilnya dan jika ada lowongan kerja teman-teman bisa menginfo kan ke saya

    Like

    1. Hi… 30000 sangat cukup mas rama… Akomodasi misalnya 5000 per bulan, makan dll biasanya 6000-10000… Biaya hidup mirip di jakarta.. Maka sudah bisa saving setengahnya gaji

      Like

  17. Hallo Mas Adi,

    Saya Adam, pengalaman kerja 15thn di Jakarta. Kebetulan saya akan ambil offer untuk bekerja di thailand/bangkok di bidang telekomunikasi. Namun karena saya hanya pernah ke thailand beberapa kali untuk leisure, jadinya masih awam sama sekali bout thailand/bangkok.

    Mungkin mas Adi bole bantu beberapa hal yg ingin saya ketahui.

    1. Apakah ada komunitas Professional WNI yg kerja di thailand? Apakah sering ngumpul?

    2. Kira2 kalau saya membutuhkan serviced apartement di dalam kota dengan harga yg cukup apakah ada rekomendasinya? (Max 10000) Lebih bagus kalau ada rekan2 dari indonesia juga disana.. Hehehe

    3. Selain MRT, apakah transportasi menggunakan taxi disarankan? Apakah harganya reasonable e.g. Taxi sangat2 mahal kalau disingapore. Or mungkin ada ojeg bookingan kayak dijakarta? Or maybe UBER?

    4. Untuk urusan makanan mudah2an bisa adjust asal ga ada haramnya. Setahu saya ada kampung jawa muslim yah disana? Mas adi pernah kesana? Apakah ada komunitasnya?

    5. Rekomendasi tempat2 hangout selain yg emang udah ngetop selain soi cowboy, Nana or patpong, ada ga sih yang ga terlalu kayak “gitu” disana? Hehehe need to maintain work – life balance.

    6. Kira2 ada ga yah rekan2 WNI yang bisa bantu/asisst untuk nemenin survey cari apartmen, mandu route transportasi, kasi tau tempat2 makan and hangout yg enak…. service fee is not a problem

    Maap banyak nanya….

    Like

    1. 1. Ada MMIT Pak..masyarakat muslim indonesia di thailand..cukup sering ngumpul misalnya sepedaan bareng atau pengajian. Cek jg facebook “Komunitas Indonesia di Thailand”.
      2. Apartemen bisa dicari di daerah petchburi atau pratunam..sangat banyak pilihannya.
      3. Silakan pakai taxi..taxi bangkok termasuk murah dengan catatan pakai meter. Kalau tidak pakai meteran bisa dibohongi harganya. Masalah kalau pakai taksi adalah kena macet, jd penduduk jg lebih suka BTS.
      3. Ada kampung muslim di petchburi soi 7. Sya sarankan mencari apartemen daerah situ agar mudah beli makanan.
      5. Hangout yg terkenal di asiatique, atau nongkrong2 di sekitar siam center atau jln2 keluar bangkok sekalian. Kalau mau yg “gitu” lebih baik ke parlor2 daerah ratchadaphisek daripada di patpong nana dan soi cowboy. Hehe.
      6. Kuncinya bergabung dgn teman2 dlu pak.. di PERMITHA ada grup fbnya, MMIT juga. Nanti pasti di sana saling membantu kalau sudah kenal. Coba gabung di grup fb permitha nanti twarkan fee ke mahasiswa yg mau bantu.

      Like

  18. Dear mas Adi

    Selamat malam
    Salam kenal
    Mas.. Saya bersuami orang Thailand. Rencana akan pindah ke Thai bulan juli/agustus tahun ini.

    Saya mau tanya
    1. Apakah saya harus punya visa kerja juga?
    2. Kalau ya, Apakah saya harus mengurus visa kerja di kedutaan RI di Thailand atau bisa di INDONESIA?
    3. Apakah diterima kerja di Thailand harus ada sertifikat TOEFL/ TOEIC?
    4. Saya lulusan bahasa jepang. Namun lumayan dengan bahasa inggris.. Saya pernah menjadi penerjemah.. HCD Dan saat ini menjadi Trainer. Kira2 perusahaan yg sepertinya apa ya yg bisa saya apply? (Saya tau sih mas gak buka lowongan.. Tapi kalo ada referensi sangat saya hargai🙂 )
    5. Sebaiknya saya pindah dulu baru cari kerja, atau cari kerja searching dr sini ya..

    Saya nanya suami.. Dia malah ikutan galau juga.. Hehehe

    Maaf ya Maas.. Banyak nanya

    Regards
    Riadrana

    Like

    1. Dear Bu Riadrana,
      1. Ibu bisa mengajukan visa tipe O (other) untuk ikut keluarga, kalau mau kerja di Thailand harus pakai visa tipe B.
      2. Mengurus visa kerja di Kedutaan Thailand di Indonesia
      3. Tidak harus punya, kecuali diminta perusahaan
      4. Di Thailand banyak perusahaan jepang di bidang manufaktur, atau bisa menjadi pengajar bahasa jepang.
      5. Kalau niat kerja sebaiknya searching dulu dari Indonesia.

      Like

  19. Hai Mas Adi, untuk CV yang buat apply di perusahaan-perusahaan di Thailand itu formatnya standar kaya di Indonesia kan? Kalau bagian keuangan perusahaan disana biasanya membutuhkan tenaga asing nggak yah? Oiya kalau pengalaman kerja harus ada bukti tertulis nggak? Tahun ini saya akan lulus S1 dan berencana ingin kerja disana🙂

    Like

    1. Sama saja mas CVnya yang penting berbahasa inggris. Bagian keuangan mungkin sudah banyak dari orang lokal, tapi dicoba saja. Bukti tertulis tergantung siapa yang merekrut anda mas.

      Liked by 1 person

  20. halo mas adi..

    perkenalkan saya Jasmi. saya baru lulus S2 pendidikan bahasa inggris di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. saya ingin sekali menjadi guru atau dosen pendidikan bahasa inggris di thailand, phuket atau bangkok. apakah mas adi dapat membantu saya terkait lowongan kerja berdasarkan bidang saya? terimakasih atas bantuannya..

    Like

  21. Hallo Mas Adi,
    Saya direncanakan akan dimutasi ke Bangkok, daerahnya di Klongtonsai Klongsarn Bangkok. Haha, saya ngak tahu yang nama daerahnya yang mana, yang Klongtonsai atau yang Klongsarn-nya.

    Saya mau bertanya Mas,
    1. Daerah Klongtonsai Klongsarn itu daerah apa ya? Industri? Perkantoran? Umum?
    2. Di daerah tersebut apa banyak yang menjual makanan halal nya?
    3. Untuk lokasi kerja di daerah tersebut, sebaiknya dimana mencari tempat tinggal? Dan berapa kisaran harga sewanya?
    4. Untuk seorang single, biaya manakah yang paling besar jumlahnya perbulan; Tempat tinggal, transport (kendaraan umum), makan (beli).
    4. Dari list syarat kerja di Thailand di atas, poin 7 “Bukti Keuangan/Gaji minimal sebesar 20,000 baht/kepala, atau 40,000 baht/keluarga.”
    Apa ini bisa berarti pekerja pendatang di Thailand gajinya minimal 20000 baht ya? Dengan 20000 baht apakah sudah bisa hidup layak di
    Bangkok?

    Terima kasih Mas Adi.

    Like

    1. 1. Daerah umum saja mas ada hotel2, toko2, perusahaan
      2. Makanan halal sedikit
      3. Di dekat kantor saja mas, karena daerah itu bukan pusat bangkok jd justru tidak terlalu mahal.
      4. Biaya yang paling besar biaya makan sekitar 8000baht yang kedua biaya tempat tinggal yang berkisar 6000baht
      5. Tergantung tingkat pendidikan dan pengalaman. Gaji 20000 baht itu untuk lulusan S1 fresh atau pengalaman < 2 tahun. Dengan 20000 baht sudah bisa hidup sangat layak.

      Like

      1. Terima kasih Mas Adi.

        nyambung lagi ya pertanyaannya😀

        1. Apa WNA di sana bisa mengajukan pembuatan SIM? Apa bisa juga membeli kendaraan?
        2. Apa di Bangkok sudah aman dan nyaman untuk pengguna sepeda?
        3. Apa ada bank dari Indonesia yang membuka cabang di sana?
        4. Biasanya kalau sedang libur/week-end, Mas Adi (atau WNA pada umumnya) melakukan kegiatan apa?

        empat dulu pertanyaan tambahannya, nanti ditambah lagi😀

        Like

      2. 1. Coba buat SIM internasional di Jakarta. Beli kendaraan di Thailand bisa mas.
        2. Bangkok aman dan nyaman untuk pengguna sepeda, ada jalur khusus sepeda.
        3. Buka rekening bank CIMB saja mas.
        4. Kalau libur, kumpul-kumpul sama teman Indonesia atau jalan2.

        Liked by 1 person

  22. Lanjut lagi Mas Adi,

    saya sudah melakukan searching apartement dengan patokan BTS Thon Buri. Tapi hasilnya kurang memuaskan, antara kemahalan atau (keliatannya) murahan. Sedangkan di wilayah lain, banyak yang harganya relatif lebih murah dan bagus, misalnya di Chatuchak. Tapi untuk memilih di daerah lainnya, saya tidak tahu dari daerah mana yang transportasinya mudah untuk mencapai daerah Thon Buri.

    Bisa Mas Adi sarankan di daerah mana untuk mencari apartment dengan akses transportasi ke Thon Buri yang mudah?

    Cerita soal transportasi di sana dong Mas Adi, perbandingan masing-masing moda, jadwalnya apa sudah tepat waktu, dll nya.

    Terima kasih lagi😀

    Like

  23. halo mas. mau nanya. apa bisa membuat visa kerja di negara thailand soalbya saya sudah berada di thialand mas dan baru saja menerima tawaran kerja. trimakasih

    Like

  24. Dear Mas Adi,

    Perkenalkan nama saya Rangga, latar belakang pendidikan saya adalah Sarjana Komunikasi dan pengalaman kerja dalam bidang koordinator marketing di sektor perbankan.
    Pertanyaanya adalah :
    1. Apakah perusahaan perbankan di Thailand menerima pegawai asing?
    2. Apa ada rekomendasi website/penyalur tenaga kerja seperti Gunamandiri untuk mencari kerja disana?
    Mohon informasi terkait hal tersebut ya, Mas Adi.
    Terima kasih

    Like

  25. Mas maaf mau tanya, biaya kuliah di thailand apa lbih mahan dripada indonesia?
    Apa di thailand ada kuliah kelas karyawan?seperti di indo? 2 hri kuliah 5 hri kerja?
    Terimakasih mas adi

    Like

  26. Salam kenal mas adi, saya andri mau tanya?
    Apa di thailand apa bisa kuliah sambil kerja?
    Masalah biaya nya gmna, apa lebih maha?

    Terimakasih

    Like

  27. mas saya pngen banget kerja di thai.
    tp saya hanya lulusan sma. saya di indo bekerja di pt nikomas. (NiKE PUMA) kira2 saya bisa kerja gk di thai.

    Like

  28. bang adi saya seorang graphic designer yang ingin bekerja di thaialand , apakah bang adi punya channel untuk profesi designer di thailand ? saya sangat interested sekali untuk bekerja disana , saya juga sudah mempelajari bahsa thailand . apakah bisa membantu ?

    Like

  29. saya pernah bekerja di thailand ..bangkok ,pataya .phuket..sebagai se orang presenter di sebuah perusahaan madu …. nah sekarang jika saya ingin kerja di thailand lagi melalui anda apakah saratnya dan bgaimana caranya ..?

    Like

  30. Slamat pg mas Adi, salam kenal…sy Rizky,
    15 mei kmarin sy tour ke bangkok-pattaya..trnyata dsana banyak jg org indonesia yg krj dsana trutama wong jowo…tp emg sy akui kotanya ruwet bgt,lalu lintas nya n trutama kabel listriknya tuuh…tp dr paparan mas Adi diatas spt menarik bgt kerja dsana..sy mau tanya rata2 batasan umur dtrima dsana brp ya?kalo lulusan s1…dan sy 12thn kerjanya seputaran bidang sales n marketing…tks buat pencerahannya…sukses ya…

    Like

  31. Pak Adi, saya mau tanya utk point no.7 dan 8 bisa dikasih sedikit detailnya? Yg ttg gaji 20k thb s/d 40 thb dan dokumen dokumen seperti pajak. Terima kasih sblmnya🙂

    Like

    1. Yadlu, poin 7 dan 8 mengenai keterangan gaji dan dokumen lain seharusnya diuruskan oleh perusahaan karena terkait pajak perusahaan juga. Ini diurus perusahaan yang menerima kita saat pengajuan work permit.

      Like

  32. Siang mas adi.
    Aku mau tanya soal kerja, aku 24th dan cuma lulusan Sma apakah kerja di kafe” kecil/coffee bar tetap menggunakan visa b ? Karena melihat percakapan dan blog mas adi menuliskan lulusan sarjana dan company yg mengharuskan lamar dgn persyaratan visa b tsb.
    Mohon masukan nya mas. Thanks🙂

    Like

  33. saya mau tanya boleh?. saya ada keinginan untuk ke thailand. saya rencana mau kuliah.. tapi apakah biaya kuliah di sana mahal?. biaya makan dan tempat tinggal. dan terlebih saya tidaj bisa bahasa thailand?. bagaimana solusi buat saya?..

    Like

  34. Hi Mas Adi,

    Saya diberikan kesempatan interview dengan salah satu perusahaan di Phuket. Wish me luck y :p
    Nah yang mau saya tanyakan:
    1. Kira-kira hal-hal apa saja yang selayaknya diberikan perusahaan Thai untuk expat (Indonesia) seperti fasilitas makan, apartment, dll?
    2. Apakah ada kewajiban untuk deposit sejumlah uang untuk bekerja disana? Apakah mungkin seperti apply visa ke Aussie yang diperlukan uang jaminan selama belajar/bekerja disana? dan apakah hal ini wajar di Thailand?

    Terima kasih atas bantuannya..

    Julian

    Like

  35. sweedi kharp ……
    Mas Adi yg terhormat kiranya mas Adi punya kenalan yang bisa membawa kerja saya ke Thailand untuk posisi apa saja tln infokan saya ya udienjack94@gmail. Com.saya sedikit mengerti bahasa inggris dan sedikit mengerti bahasa pergaulan Thailand karan kebetulan selama 5 tahun bekerja di brunai darusalam semua teman saya orang thai.

    Like

  36. Salam kenal mas adi, sebelumnya sy ucapkan terima kasih blog dan info mengenai thailand-nya sangat berguna sekali.
    Kebetulan sy baru dpt tawaran kerja di salah satu startup baru di bangkok.
    Makanya sy mulai2 cari info nya di internet smpe ketemu dgn blog mas adi ini.
    Sy mau nanya beberapa hal, seperti utk pengurusan visa/ work permit.
    Apa aja syarat2/ surat yg wajib yg harus disediakan oleh perusahaan (employer) utk pengurusan visa? Soalnya sy lihat di beberapa web, list nya banyak sekali (ex: surat pajak perusahaan, fotocopy passport pimpinan perusahaan, dll). Apakah diperlukan semua?
    Dan berapa lama waktu pengurusannya smpe selesai? Terimakasih banyak mas.

    Like

  37. Salam kenal mas adi, sebelumnya sy ucapkan terima kasih blog dan info mengenai thailand-nya sangat berguna sekali.
    Kebetulan sy baru dpt tawaran kerja di salah satu startup baru di bangkok.
    Makanya sy mulai2 cari info nya di internet smpe ketemu dgn blog mas adi ini.
    Sy mau nanya beberapa hal, seperti utk pengurusan visa/ work pgermit.
    Apa aja syarat2/ surat yg wajib yg harus disediakan oleh perusahaan (employer) utk pengurusan visa? Soalnya sy lihat di beberapa web, list nya banyak sekali (ex: surat pajak perusahaan, fotocopy passport pimpinan perusahaan, dll). Apakah diperlukan semua?
    Dan berapa lama waktu pengurusannya smpe selesai? Terimakasih banyak mas.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s